Solusi Jual Beli Mobil Bekas Tabrakan

Jual Mobil Bekas Tabrakan
Jual Mobil Bekas Tabrakan

Memiliki sebuha kendaraan atau mobil bagi pasangan yang telah dikarunai anak merupakan sebuah kebutuhan. Dengan tingkat mobilitas yang tinggi saat ini banyak orang merasa bahwa mobil merupakan sebuah kebutuhan yang bisa dibilang wajib dimiliki.

Sering kita dapati orang yang belum memiliki garasi pun telah memiliki mobil walaupun harus parkir diluar rumah atau memakain jalanan umum. Solusi untuk orang yang memiliki dana terbatas adalah dengan membeli mobil bekas.

Kenapa memilih untuk membeli mobil bekas seperti yang telah kami sebutkan diatas dengan budget terbatas merupakan solusi untuk memiliki mobil dengan harga yang lebih miring. Yang wajib diperhatikan jangan sampai membeli dari pen jual mobil bekas tabrakan atau kecelakaan berat.

Banyak faktor mengapa kita harus menghindari untuk membeli mobil yang sudah pernah mengalami kecelakaan berat, kerusakan pada bagian tertentu seperti sasis tidak akan bisa kembali normal 100 persen. Apalagi kalau masalah kenyamanan bakalan susah mendapatkannya.

Ketika akan membeli mobil bekas yang wajib dilakukan ketika mengecek mobil bekas adalah memeriksa kondisi fisik mobil lebih detil. Paling utama, perhatikan bagian sasis mobil karena ini merupakan struktur dasar dari mobil.

Untuk masalah kerusakan pada body masih diperbaiki dan menjadi mulus kembali berbeda rangka atau sasis mobil tidak bisa benar-benar lurus apabila telah mengalami kecelakaan cukup parah. KOndisi ini sangat berpengaruh kepada kenyamanan dan kemanan.

Perhatikan bagian sasis depan hingga ke tengah mobil tersebut, bedakan dengan sasis antara kedua sisi kanan dan kiri. Jika ada sasis yang kiri sudah di las dan sasis kanan tidak ada bekas las maka bisa di pastikan itu adalah mobil bekas rekondisi atau jual mobil bekas tabrakan yang di jual kembali.

Nah, bagian ini biasanya jadi permainan di kalangan penjual mobil bekas yang nakal. Mereka biasanya sengaja memasukan oli gardan yang lebih kental ke dalam mesin bermasalah. Modus ini paling sering dilakukan. Biasanya pemilik yang tertipu baru menyadari setelah sebulan atau sesudah ganti oli.

Salah satu cara cepat adalah dengan melihat tongkat pengukur oli (dipstick). Apabila terdapat campuran aneh, dipstick akan terasa lengket. Perhatikan pula warna oli di dipstick, apakah masih coklat bening (normal) atau hitam pekat dan kental.

Nah itu merupakan sedikit tips dari kami ketika ingin membeli mobil bekas jangan sampai tertipu oleh jual mobil bekas tabrakan. Memang kalau dari sisi harga akan terlihat murah dan jauh berbeda dengan mobil yang masih mulus bukan bekas tabrakan.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *